-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Warga Tamalanrea Unjuk Rasa Tolak Pembangunan PSEL

Redaksi
19 Mei 2026, 01.54 WIB Last Updated 2026-05-19T17:57:17Z


MAKASSAR
— Gelombang protes keras dari masyarakat kembali membubung tinggi menyikapi rencana pembangunan infrastruktur pengolahan sampah di wilayah sub-urban Kota Makassar.


Ratusan kaum ibu bersama elemen warga di Kecamatan Tamalanrea secara kompak turun ke jalan guna menyuarakan penolakan terhadap rencana proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).


Aksi penyampaian pendapat di muka umum tersebut diwarnai dengan pembentangan berbagai spanduk bernada protes di sepanjang jalur pemukiman warga.


Masyarakat menilai keberadaan fasilitas pengolahan limbah berskala besar di tengah lingkungan tempat tinggal berpotensi memicu kerusakan ekosistem dan mengganggu kenyamanan.


Kekhawatiran utama yang membayangi warga setempat ialah ancaman polusi udara, bau menyengat, serta potensi pencemaran sumber air tanah yang dipicu oleh operasional pabrik sampah tersebut.


Selama aksi berlangsung, kepulan suara dari kaum emak-emak terus menggema guna mendesak pihak pemegang kebijakan agar segera membatalkan penunjukan lokasi proyek di wilayah mereka.


Warga mengklaim bahwa pemukiman padat penduduk sama sekali tidak ideal untuk dijadikan sebagai pusat pembuangan dan pemrosesan akhir dari sampah perkotaan.


Satu di antara sekian koordinator aksi lapangan yang merupakan perwakilan ibu rumah tangga setempat menyampaikan tuntutan utama warga secara langsung kepada awak media.


“Kami menolak keras proyek PSEL ini dibangun di lingkungan kami karena anak cucu kami yang akan menanggung dampak buruk kesehatannya kelak,” seru salah seorang pengunjuk rasa.


Perwakilan warga tersebut mengimbuhkan bahwa pihak pemerintah kota seharusnya mengkaji ulang analisis dampak lingkungan (Amdal) sebelum menetapkan wilayah Tamalanrea sebagai lokasi proyek.


“Pemerintah jangan menutup mata terhadap nasib dan kenyamanan hidup warga sekitar yang sudah puluhan tahun menetap di sini,” tambahnya dengan nada getir.


Lebih lanjut, massa mengancam akan mengerahkan gelombang demonstrasi yang jauh lebih masif apabila aspirasi penolakan ini diabaikan oleh jajaran eksekutif maupun legislatif di tingkat kota.


Situasi di lokasi unjuk rasa dilaporkan tetap berjalan dengan kondusif dan tertib di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian setempat yang berjaga di sekitar area aksi.


Hingga masa aksi membubarkan diri secara teratur, pihak otoritas pemerintah wilayah belum memberikan pernyataan resmi lanjutan untuk menanggapi tuntutan warga Tamalanrea.

Komentar

Tampilkan

  • Warga Tamalanrea Unjuk Rasa Tolak Pembangunan PSEL
  • 0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Topik Populer

Bisnis (7) Ekonomi (18) Hukum (5) Infrastruktur (16) Kampus (6) Kriminal (2) Metro (63) Nasional (29) News (17) Olahraga (2) Otomotif (2) Pendidikan (17) Politik (25)

Cari Berita