-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Wali Kota Makassar Minta Warga Maksimalkan Urban Farming

Redaksi
19 Mei 2026, 01.51 WIB Last Updated 2026-05-19T17:53:40Z

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat meninjau salah satu titik lorong wisata yang telah berhasil menerapkan konsep urban farming dengan berbagai jenis tanaman sayuran produktif.

MAKASSAR
— Pemerintah Kota Makassar terus mendorong masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan terbatas.


Wali Kota Makassar secara resmi mengimbau seluruh lapisan warga agar mulai memaksimalkan area pekarangan rumah masing-masing dengan metode pertanian perkotaan atau *urban farming*.


Langkah strategis ini dinilai sebagai solusi jitu dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasar yang kerap membebani ekonomi rumah tangga.


Konsep *urban farming* yang ditawarkan mencakup penanaman berbagai komoditas sayuran dan tanaman produktif lainnya dengan menggunakan media tanam yang efisien.


Melalui gerakan menanam di rumah sendiri, ketergantungan masyarakat terhadap pasokan pangan dari luar daerah diharapkan dapat berkurang secara bertahap.


Selain memperkuat ketahanan pangan, aktivitas bertani di lingkungan pemukiman juga diyakini mampu meningkatkan kualitas udara serta menciptakan suasana kota yang lebih asri.


Dinas terkait telah diinstruksikan untuk memberikan pendampingan teknis serta bantuan bibit kepada kelompok tani lorong guna menyukseskan program prioritas ini.


Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya inovasi pemanfaatan lahan di tengah kepadatan penduduk kota.


“Saya minta seluruh warga Makassar untuk tidak membiarkan pekarangannya kosong, mari kita maksimalkan dengan menanam kebutuhan harian kita melalui urban farming,” ujar Danny Pomanto.


Dirinya mengimbuhkan bahwa kesuksesan program ini sangat bergantung pada partisipasi kolektif warga dalam merawat tanaman yang telah ditanam di lorong-lorong.


“Jika setiap rumah mampu memproduksi sayurannya sendiri, maka kita tidak akan terlalu terdampak jika terjadi lonjakan harga pangan di masa depan,” tambah Danny Pomanto.


Lebih lanjut, ia memproyeksikan bahwa lorong-lorong di Makassar dapat bertransformasi menjadi pusat ekonomi baru yang berbasis pada kemandirian pangan lokal.


Dukungan terhadap instruksi wali kota ini juga mulai terlihat dari antusiasme sejumlah komunitas penggerak lingkungan yang siap mengedukasi warga tentang cara bertanam secara hidroponik.


Keberhasilan implementasi pertanian kota ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia dalam menangani isu krisis pangan global dari level terkecil.


Pemerintah kota pun berjanji akan terus memonitor perkembangan kebun-kebun warga dan memberikan apresiasi bagi wilayah yang paling produktif dalam menjalankan program tersebut.

Komentar

Tampilkan

  • Wali Kota Makassar Minta Warga Maksimalkan Urban Farming
  • 0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Topik Populer

Bisnis (7) Ekonomi (18) Hukum (5) Infrastruktur (16) Kampus (6) Kriminal (2) Metro (63) Nasional (29) News (17) Olahraga (2) Otomotif (2) Pendidikan (17) Politik (25)

Cari Berita