
Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, bersama rekan-rekannya setelah mencetak gol penentu kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar pada menit-menit akhir laga pekan ke-28 BRI Liga 1 di Parepare.
PAREPARE — Pertandingan sengit dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2025/2026 pekan ke-28 yang mempertemukan PSM Makassar melawan Persib Bandung berakhir dengan hasil mengecewakan bagi tim tuan rumah.
Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Gelora B.J. Habibie (GBJH), Kota Parepare, pada Minggu malam tanggal 17 Mei 2026, skuad Juku Eja terpaksa mengakui keunggulan tim tamu dengan skor akhir 1-2.
Kekalahan tipis ini terasa amat menyakitkan bagi PSM Makassar lantaran gol penentu kemenangan tim Maung Bandung tercipta pada detik-detik akhir menjelang peluit panjang ditiup wasit.
Sejak babak pertama dimulai, kedua tim papan atas ini langsung memperagakan permainan terbuka dan saling melancarkan serangan cepat ke lini pertahanan lawan.
Pihak Persib Bandung berhasil membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-34 lewat skema serangan balik yang rapi.
Penyerang andalan mereka, David da Silva, sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari sektor sayap.
Tertinggal satu gol tidak membuat mental para pemain PSM Makassar jatuh di hadapan para pendukung setia mereka.
Pasukan Ramang mencoba keluar dari tekanan dan meningkatkan intensitas gempuran demi mengejar ketertinggalan angka.
Upaya keras tim tuan rumah baru membuahkan hasil positif pada menit ke-65 babak kedua.
Gelandang kreatif PSM Makassar, Wiljan Pluim, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui eksekusi tendangan bebas akurat yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Persib.
Setelah skor menjadi imbang, tensi pertandingan di atas lapangan hijau semakin memanas dan keras.
Malapetaka bagi tim asuhan Bernardo Tavares akhirnya datang pada masa *injury time*, tepatnya di menit ke-90+3.
Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, tampil sebagai pahlawan kemenangan setelah tembakan kerasnya dari luar kotak penalti bersarang mulus di dalam gawang PSM Makassar.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya paruh kedua, skor 1-2 untuk keunggulan tim tamu tetap tidak berubah.
Menanggapi hasil minor tersebut, Pelatih Kepala PSM Makassar, Bernardo Tavares, menyampaikan pandangannya dalam sesi konferensi pers usai laga bergulir.
“Kami sudah berjuang maksimal, namun konsentrasi di menit-menit akhir menjadi pembeda malam ini,” ujar Tavares.
Juru taktik asal Portugal tersebut juga menambahkan bahwa anak asuhnya sempat kehilangan fokus sesaat yang berakibat fatal pada skema pertahanan tim.
“Kekalahan ini tentu mengecewakan, tetapi kami harus segera bangkit untuk menatap pertandingan berikutnya,” pungkas Tavares.
Di kubu seberang, arsitek strategi Persib Bandung, Bojan Hodak, tidak bisa menyembunyikan rasa puasnya atas poin penuh yang berhasil dicuri dari markas lawannya.
“Ini adalah kemenangan yang sangat penting dan diraih dengan kerja keras luar biasa dari seluruh pemain,” tutur Hodak.
Pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya yang tetap menjaga semangat juang hingga menit terakhir pertandingan.
“PSM Makassar memberikan perlawanan yang hebat, namun keberuntungan sekaligus mental juara berpihak pada kami malam ini,” tambah Hodak.
Berkat tambahan tiga poin dari Parepare ini, Persib Bandung sukses mengokohkan posisi mereka di papan atas klasemen sementara BRI Liga 1.
Sementara itu, bagi PSM Makassar, hasil buruk di kandang ini membuat mereka tertahan dan gagal memangkas jarak poin dengan tim-tim di urutan teratas.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar