-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Gubernur Andi Sudirman Hadiri Pengukuhan Loka BPOM Bone, Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan Bosowasi

Redaksi
7 Mar 2026, 03.23 WIB Last Updated 2026-03-07T19:25:58Z

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Kepala BPOM RI Taruna Ikrar saat pengukuhan Loka BPOM Kabupaten Bone, Jumat (7/3/2026).

BONE, SULSELHARIINI.COM
- Masyarakat di kawasan Bone, Soppeng, Wajo, dan Sinjai (Bosowasi) kini diharapkan mendapatkan perlindungan yang lebih kuat terhadap peredaran obat, makanan, hingga produk kosmetik dan skincare. Hal itu menyusul pengukuhan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Loka Pengawas Obat dan Makanan di Kabupaten Bone yang berlangsung pada Jumat (7/3/2026).


Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri langsung kegiatan tersebut yang menjadi bagian dari pengukuhan serentak tujuh UPT di berbagai daerah. Pemerintah memusatkan kegiatan nasional ini di Kabupaten Bone.


Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, Taruna Ikrar, turut hadir langsung dalam acara tersebut. Sementara itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengikuti kegiatan secara daring.


Dalam kesempatan tersebut, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada Badan POM karena telah memilih Kabupaten Bone sebagai pusat pelaksanaan pengukuhan UPT.


Ia menilai kehadiran Loka BPOM Bone akan berperan strategis sebagai pusat atau hub pengawasan obat dan makanan di wilayah Bosowasi. Pengawasan tersebut juga mencakup produk kosmetik serta skincare tradisional yang saat ini berkembang pesat di tengah masyarakat.


“Terima kasih kepada Kepala Badan POM yang telah memusatkan kegiatan ini di Bone. Kehadiran Loka BPOM Bone diharapkan menjadi hub pengawasan obat dan makanan di wilayah Bosowasi,” ujar Andi Sudirman.


Ia juga berharap Loka BPOM Bone dapat berkembang menjadi Balai Besar yang mewakili kawasan Bosowasi di masa mendatang.


“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tentu sangat siap untuk terus berkolaborasi dan memperkuat pengawasan demi melindungi masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Taruna Ikrar menjelaskan bahwa dari tujuh UPT yang memperoleh dukungan dari Kementerian PAN-RB, Kabupaten Bone dinilai sebagai daerah yang paling siap.


Menurutnya, kesiapan tersebut terlihat dari kondisi bangunan, kelengkapan fasilitas, hingga dukungan penuh dari pemerintah daerah.


“Dari tujuh UPT yang mendapatkan dukungan dari MenPAN-RB, Kabupaten Bone yang paling siap, mulai dari bangunan, fasilitas, hingga dukungan dari pemerintah daerah. Loka BPOM Bone ini akan membawahi wilayah Bosowasi,” jelas Taruna Ikrar.


Ia menegaskan bahwa penguatan dan pembentukan UPT di daerah menjadi bagian dari langkah BPOM untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mendekatkan pengawasan kepada masyarakat.


“Kita mau menunjukkan bahwa ada semangat Badan POM sekarang untuk betul-betul turun ke daerah-daerah terdepan,” pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Andi Sudirman Hadiri Pengukuhan Loka BPOM Bone, Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan Bosowasi
  • 0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Topik Populer

Bisnis (6) Ekonomi (14) Hukum (5) Infrastruktur (12) Kampus (5) Kriminal (2) Metro (54) Nasional (20) News (17) Olahraga (2) Otomotif (2) Pendidikan (14) Politik (22)

Cari Berita