
Proses pengerjaan perkerasan beton dan pembangunan saluran pada ruas Jalan Burung-Burung–Bili-Bili di Kabupaten Gowa yang ditargetkan rampung Mei 2026.
MAKASSAR, SULSELHARIINI.COM — Pemerintah terus mempercepat pembangunan ruas Jalan Burung-Burung–Bili-Bili di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, melalui skema Multi Years Contract (MYC). Pada awal 2026, pengerjaan difokuskan pada konstruksi jalan serta sistem drainase.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Ir. Muhammad Rosyadi, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa proyek peningkatan infrastruktur sepanjang 6,95 kilometer tersebut ditargetkan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat pada Mei 2026.
"Peningkatan infrastruktur sepanjang 6,95 km ini direncanakan sudah dapat dimanfaatkan pada Mei 2026 untuk meningkatkan mobilitas masyarakat," dalam keterangannya, Selasa, 31 Maret 2026.
Ruas Jalan Burung-Burung–Bili-Bili memiliki peran strategis sebagai jalur utama penghubung antarwilayah di Sulawesi Selatan. Selain itu, jalan ini juga menjadi akses penting dalam mendukung aktivitas perekonomian, terutama menuju kawasan wisata Malino.
Muhammad Rosyadi menjelaskan, proyek yang masuk dalam Paket 1 Multi Years Contract (MYC) tersebut kini telah mencapai tahapan pekerjaan perkerasan beton dan pembangunan saluran.
"Saat ini, ruas jalan Burung-Burung – Bili-Bili di Kabupaten Gowa yang termasuk dalam Paket 1 Multi Years Contract (MYC) mencapai progres pekerjaan perkerasan beton dan saluran. Diharapkan fokus utama dari preservasi jalan ini dapat meningkatkan kualitas jalan vital untuk kelancaran lalu lintas antar kabupaten," lanjutnya.
Menurutnya, peningkatan jalan melalui betonisasi dan pembangunan drainase bertujuan untuk memperlancar arus distribusi barang serta mengurangi potensi kemacetan.
"Perbaikan melalui perkerasan beton dan saluran bertujuan melancarkan distribusi barang, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan," pungkasnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar