-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Kemendikdasmen Perkuat PP Tunas Lewat Gerakan 7 KAIH dan 3S

Redaksi
28 Mar 2026, 23.25 WIB Last Updated 2026-03-28T15:26:39Z

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan dukungan PP Tunas di Jakarta
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan dukungan terhadap implementasi PP Tunas melalui gerakan 7 KAIH dan 3S di Jakarta.

JAKARTA, SULSELHARIINI.COM
– Lingkungan belajar yang sehat dinilai menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Kondisi ini memungkinkan peserta didik untuk belajar, berinteraksi dengan teman dan guru, serta membentuk karakter sesuai dengan tahap perkembangan mereka.


Namun dalam praktiknya, masih ditemukan tantangan berupa kecanduan penggunaan gawai yang berlebihan. Hal tersebut berdampak negatif terhadap proses belajar, baik di sekolah maupun di rumah, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih optimal.


Merespons kondisi tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas). Dukungan ini diwujudkan melalui penerapan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) serta konsep Screen Time, Screen Zone, dan Screen Break (3S).


Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya kebijakan tersebut untuk memastikan pemanfaatan teknologi tetap berada pada jalur yang mendukung pendidikan.


“Kebijakan penundaan akses anak pada platform digital berisiko merupakan langkah yang penting untuk memastikan teknologi tetap menjadi alat pendukung pendidikan. Seluruh guru di pendidikan dasar dan menengah memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung dan menyukseskan kebijakan ini,” ungkap Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di Jakarta, Sabtu (28/3).


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap penerapan kebijakan ini. Menurutnya, Kemendikdasmen tetap memastikan bahwa program literasi digital di seluruh satuan pendidikan berjalan seiring.


Selain itu, proses pembelajaran berbasis digital tetap dilaksanakan dengan pendampingan guru. Hal ini bertujuan agar peserta didik mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan optimal.


Menteri Mu’ti juga mendorong sekolah untuk menyediakan lebih banyak aktivitas fisik sebagai alternatif bagi peserta didik. Dengan langkah tersebut, penguatan karakter melalui Gerakan 7 KAIH dan penerapan 3S diharapkan dapat berjalan maksimal.


“Kami juga mendorong agar sekolah-sekolah dapat menyediakan lebih banyak alternatif kegiatan fisik bagi peserta didik. Dengan demikian, penguatan karakter melalui 7 KAIH dan 3S dapat berjalan dengan optimal. Pada akhirnya, teknologi adalah alat, tetapi karakter adalah kemudi. Tugas kita bersama adalah memastikan anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara digital dan kuat secara karakter,” tutup Menteri Mu’ti.

Komentar

Tampilkan

  • Kemendikdasmen Perkuat PP Tunas Lewat Gerakan 7 KAIH dan 3S
  • 0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Topik Populer

Bisnis (7) Ekonomi (18) Hukum (5) Infrastruktur (16) Kampus (6) Kriminal (2) Metro (56) Nasional (26) News (17) Olahraga (2) Otomotif (2) Pendidikan (16) Politik (23)

Cari Berita