-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

UNHAS dan UNM Solid Dukung Program ABG Taruna Ikrar, Perkuat Ekosistem Inovasi Nasional

Redaksi
11 Feb 2026, 19.51 WIB Last Updated 2026-02-11T11:51:51Z

JAKARTA, SULSELHARIINI.COM
- Sinergi Academia, Business, dan Government (ABG) yang diinisiasi Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, mendapat dukungan penuh dari dua pimpinan perguruan tinggi terkemuka di Sulawesi Selatan, yakni Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., serta Plt. Rektor Universitas Negeri Makassar Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum. 

Dukungan tersebut menjadi penguat kolaborasi strategis antara kampus, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendorong inovasi kesehatan dan kemandirian nasional.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif, Prof. Jamaluddin Jompa menegaskan bahwa kampus tidak lagi cukup hanya menjadi pusat pendidikan dan penelitian. 

Perguruan tinggi harus hadir sebagai motor inovasi yang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, termasuk di sektor obat, pangan, kosmetik, dan suplemen kesehatan.

Sementara itu, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum. menyampaikan komitmen UNM untuk memperkuat sinergi lintas disiplin dalam mendukung program ABG.

Menurutnya, kolaborasi antara akademisi, regulator, dan dunia usaha akan mempercepat hilirisasi inovasi serta mencetak sumber daya manusia unggul yang adaptif terhadap tantangan global.

Program ABG yang digagas Taruna Ikrar dinilai sebagai model kolaborasi progresif yang menyatukan kekuatan riset kampus, dukungan regulasi pemerintah, serta akselerasi hilirisasi oleh pelaku industri. 

Melalui pendekatan ini, hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium, tetapi mampu masuk ke pasar dengan standar keamanan, mutu, dan khasiat yang terjamin.

Dalam komentarnya, Prof. Dr. Taruna Ikrar menegaskan bahwa konsep ABG bukan sekadar jargon kolaborasi, melainkan strategi besar membangun ekosistem inovasi nasional yang berkelanjutan. 

“ABG adalah penyatuan energi bangsa. Academia melahirkan ilmu dan riset, Business mempercepat hilirisasi dan daya saing, sementara Government memastikan regulasi, standar, dan keberpihakan pada kepentingan rakyat. Jika tiga pilar ini solid, Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tetapi produsen inovasi dunia,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui ABG, BPOM mendorong percepatan lahirnya produk obat, pangan, dan kosmetik berbasis riset dalam negeri yang aman, bermutu, dan berdaya saing global. 

“Kita ingin hasil riset anak bangsa tidak berhenti di jurnal, tetapi hadir di rak-rak industri, memberi manfaat ekonomi sekaligus perlindungan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Melalui dukungan UNHAS dan UNM, BPOM optimistis ekosistem inovasi kesehatan di kawasan timur Indonesia akan semakin kuat. 

Sinergi ini diharapkan melahirkan produk-produk unggulan yang mampu bersaing di pasar internasional sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, menuju Indonesia Emas 2045.
Komentar

Tampilkan

  • UNHAS dan UNM Solid Dukung Program ABG Taruna Ikrar, Perkuat Ekosistem Inovasi Nasional
  • 0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Topik Populer

Bisnis (6) Ekonomi (14) Hukum (5) Infrastruktur (12) Kampus (5) Kriminal (2) Metro (54) Nasional (20) News (17) Olahraga (2) Otomotif (2) Pendidikan (14) Politik (22)

Cari Berita